Minggu, 03 Mei 2015

Emosi Dan Motivasi




Tugas Psikologi Umum Tentang Contoh Emosi

Masih Ingat Tentang mitologi Yunani kuno yang melibatkan Dewi Kebijaksanaan ( Athena ) dan Dewa Laut ( Poseidon )? Iya jika teman-teman ingat perang tersebut disebabkan oleh perebutan siapa Dewa yang akan menjadi pelindung kota Athena. Tetapi pada suatu saat Athena menangkap basah Poseidon dan Medusa sedang berbust zinah di kuil suci Athena ( kuil Parthenon ). Maka murka dan Marahlah Athena atas perbuatan zinah tersebut, lalu karena kemarahannya, Athena mengubah Medusa yang tadinya adalah seorang gadis cantik jelita menjadi monster seram berambut ular. Dan siapapun yang bertatap mata dengannya akan berubah menjadi ular. Di kemudian hari Perseus ( yang katanya Demigod-setengah dewa setengah manusia-) memenggal kepala Medusa dan memberikannya pada Athena, sang dewi lalu memasang kepala Medusa pada perisainya ( Aigis ).
                Nah cerita ini cuman untuk contoh saja, sebenarnya disini yang ingin dibahas adalah tentang EMOSI. Teman-teman tau kan apa itu Emosi? Emosi yang berasal dari bahasa latin “Movere” ,berarti menggerakan atau bergerak, dari asal kata tersebut emosi dapat diartikan sebagai dorongan untuk bertindak. Emosi merujuk pada suatu perasaan atau pikiran- pikiran khasnya, suatu keadaan biologis dan psikologis serta serangkaian kecendrungan untuk bertindak. Emosi dapat berupa perasaan amarah, ketakutan, kebahagiaan, cinta, rasa terkejut, jijik, dan rasa sedih. Semua gejala emosi seperti amarah, rasa takut, rasa gembira, senang, penuh harap, termasuk konflik, stres, cemas frustasi dan sebagainya mempengaruhi perubahan fisik seseorang. Emosi juga dibagi menjadi dua yaitu :


a. Emosi Positif
                Emosi positif terdiri dari
                                1. Rasa Bangga
                                2. Rasa Cinta
                                3. Harapan
                                4. Antusiasme
                                5. Gembira, dll
b. Emosi Negatif
                Emosi Negatif terdiri dari
                                1. Marah
                                2. Takut
                                3. Kecewa
                                4. Sedih
                                5. Cemburu


Menurut Teori James-Lange Emosi merupakan akibat atau hasil presepsi dari keadaan Jasmani. Sedangkan menurut Teori Cannon-Bard Emosi dipengaruhi oleh aktivitas otak atau aktivitas sentral. Dan menurut Terori Schachter-Singer Emosi individu merupakan hasil interpretasi dari keadaan Jasmani. Kemudian menurut Teori yang dikemukakan oleh Leeper Emosi individu mendorong individu untuk berperilaku ke arah tujuan tertentu. Jika kita kaitkan dengan contoh Athena diatas, Athena sedang mengalami Emosi yang negatif. Dan menurut Teori yang dikemukakan oleh Leeper, yang mendorong Athena untuk marah adalah penzinahan Poseidon & Medusa di kuil sucinya. Yang lalu mendorong Athena yang sedang marah untuk mengutuk atau mengubah Medusa menjadi monster.
               

Faktor-faktor yang mempengaruhi Emosi ada dua yaitu,:


a. Faktor Internal
                                1. Kepribadian
                                2. Usia
                                3. Waktu Tidur
                                4. Gender
b. Faktor Eksternal
                                1. Nilai Adat
                                2. Stimulus dari luar



                Jika dikaitkan dengan contoh diatas, Faktor yang mempengaruhi kemarahan Athena adalah Gender dan Nilai adat juga Stimulus dari luar. Jelas kalau gender Wanita lebih sensitif dan mudah marah dibanding Laki-laki. Nilai adat, jelas adat yang baik tidak melazimkan sebuah perzinahan. Apalagi perzinahan tersebut dilakukan di Kuil Suci. Stimulus dari luar, jika tidak ada perzinahan tersebut, tidak mungkin Athena akan marah secara tiba-tiba.



Tugas Psikologi Umum Tentang Contoh Motivasi
                Diceritakan beberapa anak sedang berkumpul di sebuah kantin SMA yang cukup terkenal dan berkelas di kota tersebut. Mereka sedang membahas masalah finansial keluarga masing-masing. Semuanya berada pada keluarga menengah ke atas. Tapi tidak begitu dengan Dodi. Dodi adalah anak seorang tukang kebun dan ibunya hanya penjual kue keliling. Setelah dia menceritakan masalah finansial keluarganya, Dodi malah ditertawai oleh teman-temannya lalu mereka mengolok-oloh Dodi dengan ejekan “sampah” dan “miskin” dan menganggap Dodi tidak pantas bergabung dan bergaul dengan mereka karena Dodi berbeda dari mereka yang berasal dari keluarga kaya. Setelah itu Dodi dikucilkan oleh teman-teman sekelasnya yang memang semuanya berasal dari keluarga menengah ke atas. Dodi sering diejek, dilempar, diludahi, dan tidak ada yang mau bekerja sama dengannya dikelas. Tapi semua hal itu tidak membuat Dodi menjadi kecil hati ataupun menyerah. Malahan Dodi menjadi termotivasi untuk merubah nasibnya dan membahagiakan orangtuanya. Dodi rajin belajar, bekerja keras dan selalu mendapat juara satu akademik SMA se-provinsi.
                Singkat cerita setelah lulus SMA ternyata Dodi mendapat tawaran kerja dari seorang pengusaha perusahaan asing yang ternyata adalah teman ibunya. Dodi dipercaya untuk mengurus perusahaan tersebut dan menjadi sukses. Dia mampu membelikan ayah dan ibunya rumah mewah dan memberangkatkan mereka ke tanah suci.
                Apakah teman-teman tahu apa arti dari MOTIVASI? Motivasi adalah keaadan dalam diri individu atau organisme yang mendorong perilaku ke arah tujuan tertentu. Motivasi juga dapat didefinisikan sebagai kecenderungan organisme untuk melakukan sesuatu atau sikap dan perilaku yang dipengaruhi oleh kebutuhan dan diarahkan pada tujuan tertentu yang telah direncanakan. Kata MOTIF sendiri memiliki definisi “kekuatan dalam diri individu untuk berbuat” dan jenis-jenis motif dibagi menjadi 2, yaitu :
1. Motif Fisiologis :
                a. Bersumber pada keadaan jasmani
                b. Cenderung merupakan motif alami atau bawaan
                c. Muncul karena ketidakseimbangan di dalam tubuh.
2. Motif Sosial :
                a. Sumber dari banyak perilaku individu
b. Dipelajari dalam kelompok sosial. Karena dipelajari, jadi motif sosial pada masing-masing individu berbeda.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpnPqSuo2bR1gntG_EDA70MzOK12VQk3g7KpCKgz7YZIMtdcZ8ewzOtbieRE1yg_yZF7bEJd-CizAGj7p-j2GDM0CLyhDGCraXomXP2pHitar_dxvmEDbxrrMxSSBj8qcw4FvtPSZjRrA/s1600/Teori+Keburuhan+Maslow.png                Menurut Teori Kebutuhan dari Abraham Maslow , kebutuhan manusia berbentuk hierarki. Sedangkan menurut Teori Kebutuhan yang dikemukakan oleh Murray adalah seuatu daftar dari 20 kebutuhan yang pada umumnya mendorong manusia untuk berperilaku. 
            Dalam contoh kasus diatas motif Dodi adalah Motif sosial. Karena dia ingin bangkit dari ejekan teman-temannya yang merupakan kelompok sosial. Sedangkan dalam Teori Hierarki yang dikemukakan oleh Murray, Dodi dalam tingkat 2.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar